Saya berkesempatan berkunjung ke TNUK pada tahun 2018 silam bersama dua orang teman saya dengan mengikuti rombongan open trip. Tarif yang dikenakan untuk paket perjalanan ke TNUK sekitar Rp 700 ribu (sudah termasuk transportasi pulang-pergi, penginapan di Pulau Peucang, dan aktivitas wisata outdoor selama di sana). Cukup worth it jika dibandingkan dengan keseruan dan pengalaman tak terlupakan selama di sana.
Saya cukup beruntung saat itu karena bisa melihat satwa banteng di sore hari, meskipun hanya dari kejauhan. Maklum hal ini demi menjaga agar kedatangan turis tidak mengganggu aktivitas satwa di TNUK. Beruntung lagi, saya menemukan sehelai bulu merak jantan yang sangat indah. Saya pun sempat menjadikannya sebagai properti foto lalu bulu itu saya tinggalkan di tempat asalnya. Petugas dan pemandu mengingatkan agar tidak mengambil apapun dari kawasan taman nasional. Selain karena memang kita harus menaati etika berwisata, ada alasan mistis juga yang cukup menyeramkan.
Pengalaman berwisata di TNUK sangatlah mengesankan. Tidak cukup rasanya kalau hanya dituliskan dalam satu artikel blog saja. Tunggu cerita perjalanan saya selanjutnya, ya!
0 Comments